Senin, 01 Juni 2015

Suana UAS Hari Pertama di Akademi Kebidanan Bina Husada, Tangerang



Hari ini, Senin tanggal 01 Juni 2015, pelaksanaan Ujian Semesteran di Akademi Kebidana Bina Husada, Tangerang dilaksanakan dengan serempak, di Ruang Aula. Sejak pukul 08.00  Mahasiswa peserta ujian berdatangan ke kampus dan pukul 08.30 ujian segera di selenggarakan di Aula. Pada kesempatan itu, pengawas penyelenggara ujian memberikan pengarahan dan tata tertib peserta ujian selama ujian berlangsung.



Saat bel peringatan berbunyi, Lembar Jawaban Ujian dibagikan kepada seluruh peserta ujian. Mereka diberikan kesempatan untuk mengisi indentitas diri selama 15 menit. Para pengawas tidak tinggal diam, mereka mengontrol dan memandu peserta dalam mengisi identitas dirinya supaya mereka tidak mengalami kesalahan dalam pengisian LJK.



Setelah semua peserta ujian sudah mengisi semua identitasnya, pengawas mempersilahkan peserta ujian untuk membuka soal ujian mata kuliah Keterampilan Dasar Kebidanan 2.  U
jian tetap tenang dan tidak sedikitpun mereka melakukan kegaduhan ketika menjawab soal ujian yang mereka dapatkan. Susana hari pertama ujian semesteran yang diselenggarakan di Akademi Kebidanan Bina Husada cukup tenang dan tidak ada halangan.



15 menit sebelum waktu berahir, pegawas memberikan peringatan kepada peserta ujian supaya mereka bergegas menyelesaikan soal ujian yang mereka dapatkan dan tepat pada pukul 10.30 bel berbunyi panjang pertanda waktu menjawab soal sudah selesai dan peserta ujian dipersilahkan untuk meninggalkan ruangan.



 



 

Jumat, 29 Mei 2015

Kenapa saya memilih BIDAN ?



Nama saya Milahwati, saya berasal dari kota Subang dan saya lulusan dari  SMK Negeri 2 Subang.  Alesan kenapa saya masuk di Akademi Kebidanan Bina Husada ini awalnya disuruh oleh Orangtua saya.  Saya dipakasa oleh mereka  untuk masuk ke Akbid ini dengan alasan mereka ingin melihat anaknya lebih baik dari mereka. Dengan sangat terpakasa saya mengikuti semua keinginan mereka. 



Awalnya saya mempunyai cita-cita ingin menjadi anggota TNI AD, karna saya lulusan dari SMK Negeri 2 Subang  yang basicnya Kemiliteran.  Tapi semua cita-cita itu harus kandas di tengah  jalan.  Karna itu tadi saya dipaksa oleh orang tua saya untuk tetap masuk di Akbid ini.


Seiring berjalannya waktu saya pun mengikuti semua keinginan mereka, awalnya dipaksa, terpaksa, dan lama-lama terbiasa.  Hari demi hari saya lewati semuanya dengan  rasa ikhlas dan sabar. Dari mulai saya tidak mengerti semua mata kuliah yang ada disini, samapi saat ini saya pun sekarang tersadar bahwa menjadi profesi seorang Bidan itu ialah profesi yang sangat mulia.  Seorang Bidan mempunyai tugas menyelamatkan sekaligus dua nyawa manusia.

Dan orang tua saya selalu bilang bahwa seorang Bidan itu adalah Malaikat kedua yang menolong kita saat kita akan hidup didalam dunia ini.  Dari situ saya mulai mengerti kenapa orang tua saya dulu memaksa saya untuk tetap masuk di Akbid ini, karna selain mereka ingin melihat anaknya lebih baik dari mereka, Bidan juga adalah pekerjaan yang sangat mulia.

Sekarang cita-cita saya bukan lagi ingin menjadi anggota TNI AD, tetapi saya ingin menjadi Bidan yang handal dan berguna bagi masyarakat. Semua ini demi orang tua saya, dan saya ingin mereka merasa bangga mempunyai anak seperti saya, dan saya ingin melihat mereka menangis bahagia melihat anaknya sukses nanti.